“
kamu tahu kabar setelah demo kita waktu lalu” ujar seorang pria hitam kekar
dengan handuk dipundaknya yang sedang duduk di sebuah warung kopi dekat
penggilingan barang bekas tempatnya bekerja. “ katanya pihak berwenang sedang
mulai memproses pihak swasta yang memasang plang di sana itu”. sambut pemiik
warung sembari membuatkan kopi untuk pria hitam itu. “ kamu jangan begitu
percaya dengan aparat berwenang, bukankan kamu sendiri tahu kenapa tanah kita
ini bisa jatuh ke tangan swasta itu semua karena bapak jenderal bintang 5 itu
no. “ kata pria itu kepada pemilik warung kopi itu dengan wajah marahnya. “ ini
kopinya tim, jangan emosi dulu nampaknya suasana demo waktu lalu bener – bener
membekas dihati kamu ya”, Kata sarno pemilik warung kopi tersebut. Mereka
berdua adalah sebagian orang yang terkejut ketika melihat tanah yang dulu
mereka jual kepada pemerintah sudah berpindah ke pemilik pribadi.