Sunday, 11 May 2014

Lebih Baik Tak Punya Nama Ini …..



“ kamu tahu kabar setelah demo kita waktu lalu” ujar seorang pria hitam kekar dengan handuk dipundaknya yang sedang duduk di sebuah warung kopi dekat penggilingan barang bekas tempatnya bekerja. “ katanya pihak berwenang sedang mulai memproses pihak swasta yang memasang plang di sana itu”. sambut pemiik warung sembari membuatkan kopi untuk pria hitam itu. “ kamu jangan begitu percaya dengan aparat berwenang, bukankan kamu sendiri tahu kenapa tanah kita ini bisa jatuh ke tangan swasta itu semua karena bapak jenderal bintang 5 itu no. “ kata pria itu kepada pemilik warung kopi itu dengan wajah marahnya. “ ini kopinya tim, jangan emosi dulu nampaknya suasana demo waktu lalu bener – bener membekas dihati kamu ya”, Kata sarno pemilik warung kopi tersebut. Mereka berdua adalah sebagian orang yang terkejut ketika melihat tanah yang dulu mereka jual kepada pemerintah sudah berpindah ke pemilik pribadi.