Aku
menulis lagi karena ternyata aku di kehidupan sehari – hari terlalu banyak
omong, mungkin mereka sudah jenuh mendengar apa yang aku omongin dan akhirnya
memutuskan untuk menarik diri dari diriku. Heeemmmm ... ya intinya aku di suruh
sadar kalau aku tuh ga bisa seperti itu terus.
Dalam
sebuah kuliah di hari yang lalu -entah
kapan itu terjadi aku sudah melupakan detailnya tapi tidak untuk momen nya-,
dosen berkata kalau kamu hendak menjadi komunikator yang baik maka yang harus
kamu lakukan adalah jadilah komunikan (pendengar) yang baik dahulu. Mungkin ini
yang ga aku lakukan, aku hanya nguap – nguap, koar sana koar sini, menyampaikan
segala hal yang aku tahu tanpa mau mendengarkan hal – hal yang sebenarnya harus
mampir di telingaku yang bebal ini. Aku sudah lupa bagaimana caranya mendengar
hingga suatu sore yang beriman, *anggap saja begitu* aku seperti di tampar
keras dengan keadaan, di lempar dan di banting oleh kenyataan, maaf kayanya
berlebihan tapi itu memang yang aku rasakan hehehehehe *senyum aneh*.