Culture
Study secara harfiah adalah mempelajari budaya, namun bila kita lihat maksud
dari pembahasan ini culture study adalah sebuah karakteristik pemikiran seorang
ilmuwan dalam melihat sebuah realita. Seorang ilmuwan Culture Study selalu melihat
suatu peristiwa secara mendalam dan menghubungkanya pada suatu hal lain. Karena
ciri – ciri culture study adalah sesuatu selalu berkaitan dengan sesuatu maka
dari itu seorang ilmuwan culture study haruslah memiliki pemikiran yang luas
dan tidak melihat sesuatu peristiwa dari satu kacamata saja atau berpedoman
pada hanya satu teori saja. Ilmuwan dituntut unutk meneliti sebuah permasalahan
secara detil dan dapat mendeskripsikanya kemudian menghubungkan dengan sesuatu
hal lain, karena dalam culture study sesuatu selalu mem[unyai hubungan dengan
sesuatu yang lain. Atau dalam kontks ini serang ilmuwan tidak boleh saklek
menilai sesuatu dari ssatu sudut pandang saja namun harus mempertimbangkan
sudut pandang lain dan hasilnya nanti adalah sebuah pemikiran yang dinamis.
Secara teoritis culture study tidak hanya akan berbicara tentang apa dan
mengapa ( kausalitas) namun juga akan berbicara tentang bagaimana. Simpelnya
kita tidak hanya bebicara apa itu jeans, kenapa seorang memakai jeans, tetapi
juga bagaimana orang bisa menggunakan jeans.
Saturday, 19 April 2014
Saturday, 12 April 2014
Media Baru dan Pengorganisasian Kecil
Abstraksi
Peran
media baru di tingkat kelompok analisis. Pembahasan akan berfokus pada media
baru dan kelompok di tempat kerja. Penekanannya adalah pada bagaimana bentuk
akhir teknologi dibentuk oleh perilaku kelompok, pada isu-isu yang berkaitan
dengan desain perangkat keras dan sistem perangkat lunak untuk kolaborasi
kelompok. Setiap anggota dalam suatu kelompok dapat meningkatkan kinerja dan
mempererat hubungan dengan anggota lain menggunakan peran media baru. Organisasi
dalam mencerminkan evolusi dalam teori dan penelitian tentang kelompok dan
media baru. Sebagaimana di lihat, teori dan penelitian juga mencerminkan
definisi berkembang dari "media baru" - dimulai dengan eksperimen awal
telekonferensi (audio dan video conferencing) pada 1970-an, dan berlanjut
dengan kepemilikan komputer- sistem komunikasi dimediasi pada tahun 1980 dan
kemudian meningkat dari internet dan web sebagai jaringan komunikasi 'terbuka' pada 1990-an,
dan lingkungan komunikasi berada di mana-mana, serta jaringan komunikasi
berkembang pada abad kedua puluh satu.
Subscribe to:
Posts (Atom)