Asalamu
alaikum waroh matulloh hiwabarokatuh .
![]() | |
| KKN TEMATIK 2015 |
Mungkin
kita mulai dari itu saja, Seneng. Ya sudah pasti setelah berakhirnya KKN ini
berarti resmi mendapat gelar mahasiswa tua, mahasiswa senior, mahasiswa
semester akhir atau apapun itu sebutan yang bakal nanti nangkring di
panggilanku. Mencapai tingkatan yang baru tentu saja harus dipersiapkan,
berakhirnya KKN adalah awal perjuangan baru. Perjuangan sebagai seorang
terpelajar. Ya itu menurutku..
Saat
nanti masuk ke kampus suasana akan terasa sedikit berbeda, kita pasti akan
menceritakan ketemen angkatan kita pengalaman masing – masing selama KKN,
seolah – olah hanya kitalah yang memiliki penglaman paling seru, paling wajib
untuk di dengarkan. Tentang teman baru, sahabat baru, mungkin pacar baru serta
segala hal baru yang kita dapatkan selama KKN. Kita akan menghela nafas dan
berkata di akhir kalau waktu begitu cepat dan sebentar lagi masing – masing
dari kita akan memilih jalan yang berbeda. Kemudian ingatan kita akan kembali
ke awal masuk di bangku perkuliahan, 3 tahun sungguh terasa sangat cepat. Awal
kita masih canggung satu sama lain, awal kita menggunakan bahasa indonesia,
awal kita cari – cari modus berkenalan dengan alasan agar berbagi informasi
ospek, atau awal – awal kita ingin segera dikenal oleh banyak orang atau kakak
angkatan dan sebagainya.
Aku
sendiri merasakan itu, dan KKN benar – benar menyenangkan.
Sedih
, yah setelah selesai KKN sudah pasti. Ini ibarat dua mata koin saat kita
memilih kepala kita juga sadar kalau ekor ada di sebaliknya dan selalu
beriringan. Bagaimana tidak kita akan meninggalkan kenangan yang akan kita
ingat seumur hidup kita, teman baru yang benar – benar berbeda dari biasanya.
Dengan karakter teman yang menyenangkan, usil, jahil, rajin, males, kaku,
baperan, dan banyak lagi. Meninggalkan semua itu benar – benar menyedihkan. Hampir
satu bulan kita bersama – sama, bangun pagi melihat orang yang sama,
berkegiatan dengan orang yang sama bahkan makan juga dengan orang yang sama.
Setelah KKN pasti kita akan merindukan itu semua.
Aku
akan berbagi cerita sedikit dengan KKN yang aku alami. Awal aku memilih
mengambil KKN di semester ini karena kebanyakan temanku juga begitu, memang
alasan ini sangat mainstream tapi memang begitu kebenaranya. Aku sangatlah
kurang informasi tentang KKN, aku sendiri tak tau kalau KKN ternyata berbagai
macamnya sesuai dengan tema yang kita pilih. Aku tak mungkin menjelaskan satu –
satu namun yang aku ambil adalah KKN tematik. Ini adalah sebuah KKN yang
bertemakan dari usulan Dosen, dosen yang mengusulkan ini yang nantinya akan menjadi
dosen pembimbing lapangan. Aku memilih ini bukanlah suatu kesengajaan namun bisa di
bilang suatu kecelakaan, tapi aku bersyukur karena itu. Judul KKN ku adalah
“Pemetaan Digital Daerah Rawan Bencana Gunung Slamet”. Ya aku tahu yang ada di
pikiran kalian, kelihatannya akan berbeda dari KKN lainya. Ini pasti akan
sangat melibatkan gadget – gadget atau semacamnya.
Anggapan
itu tidak sepenuhnya salah karena dari awal kemudian di lapangan sampai di
akhir KKN ini pun kami selalu di berurusan dengan gadget – gadget. Mulai dari
GPS, Smartphone, Laptop, dan beberapa perlengkapan lainnya yang aku sendiri
tidak tahu namanya. Kita juga diajari menggunakan aplikasi yang sangat asing
bagi kita.
Tentang Tujuan KKN
Secara
normatif tujuan KKN sebenarnya adalah mengajak masyaraekat desa yang masih
berkutat dengan keebiasaan mereka untuk menjadikanya lebih maju. Menanamkan mainset agar masyarakat desa menjadi
lebih berdaya. Dan harapannya kitalah yang menyampaikan itu semua. Kita
haruslah memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Kalo
melirik ke KKN ku lagi, kami ber empat belas memiliki tugas untuk memetakan
daerah rawan bencana Gunung Slamet. Kami mendata rumah – rumah di sekitar Dusun
Gunung Malang dan mengelompokannya mana yang kira – kira harus di prioritaskan
untuk di selamatkan segera jika terjadi hal yang tidak di inginkan. Patokan
kami dalam mengelompokan adalah jiwa yang tinggal di dalam rumah, adakah lansia
atau balita. Setelah itu kami memetakannya dengan memberikan tanda, hijau untuk
prioritas di selamatkan dan orange untuk normal.
Praktek lapangan
Medan
yang nanjak cukup membuat motor kami terkena TBC dan harus servise setelah KKN
berakhir. Kendala kami ada dua hal yakni keadaan lapangan yang asing dan diri
kami sendiri. Contohnya kami haruslah berangkat pagi agar kita dapat
menyelesaikan pemetaan sebelum kabut menutup jalan dan udara dingin yang
menusuk. Kami disarankan untuk pulang sebelum pukul 4 sore dengan alasan
keamanan.
Selain
memetakan rumah – rumah yang ada, kami juga memetakan daerah potensi produksi
seperti lahan pertanian dan peternakan. Kami mulai dari pekarangan yang dekat
jalan atau pemukiman warga, setelah itu kami terus melangkah masuk jauh
ketengah lahan pertanian yang luaar biasaaa luasnya serta medan yang nanjak dan
setapak. Tak jarang kita menemukan jurang yang sangat menghambat proses
pemetaan. Yaah tapi itu yang harus kami kerjakan mau ga mau kita sudah memilih.
Kadus yang ceria
| Kadus Gunung Malang |
Pak
Karpono adalah teladan bagi Dusun tempat saya KKN, ia sangat semangat dalam
membina masyarakat Dusunnya dan selalu memperjuangkan kepentingan
masyarakatnya. Mas Kadus ini sangatlah gaul, gaul yang saya pakai disini dalam
artian dia berbeda dengan masyarakat lainnya, dimana orang – orang hanya
memikirkan bagaimana ia mencukupi kebutuhannya, namun Pak Karpono mencoba
menyempatkan waktunya untuk memperjuangkan kebutuhan orang banyak.
Induk Semang yang baik hati
![]() |
| Induk Semang |
Seseorang
yang sangat berperan penting adalah induk semang, merekalah orang tua kita
selama kita disana, segala kebutuhan dari makan, tempat tinggal, sampai mandi
kita di bantu dan dicukupi oleh mereka. saya sendiri mendapatkan induk semang
yang enerjik bagaimana tidak dia masih muda boleh di bilang beliau adalah ibu –
ibu muda. Suaranya benar – benar menggelegar terutama saat pagi dan sore hari.
Si ibu ini bernama Mba Yanti, hampir setiap waktu senggangnya ia menyanyi bukan
masalah sebenarnya jika Mba Yanti ini menyanyi hanya saja pilihan lagunya,
dangdut tapi yang menyayat coba di bayangkan kita yang denger mau ikut joget
jadi ragu – ragu kan ini lagu sedih kok enak ya buat goyang. Haha
The Gengs
Mungkin
itu yang sering kita ucapkan untuk menyapa teman selama KKN. Teman KKN adalah
keluarga, partner, sahabat dadakan, tempat curhat, pokoknya mereka tiba – tiba
mendapat tempat begitu saja dalam hati. Aneh memang kita yang baru bertemu tiba
– tiba akrab dan saling percaya, paling ngga percaya kalau mereka merasakan hal
yang sama. Satu hal yang sangat di sayangkan dengan teman KKN ku adalah
mayoritas cowo. Ya bayangin aja, kita di dominasi dengan cowo nah aku juga cowo
bukan apa – apa cuma kadang jadi geli
aja *maaf ga fokus.
| Kormades Irsan |
| Dodi & Fadli |
Beberapa
hari aku bareng mereka akhirnya aku tahu kalau mereka berdua ini adalah orang
yang luar biasa dalam akademik. Fadli dengan ipk yang cumlaude dan dodi yang banyak sekali proyeknya. Mereka ternyata
tergolong anak otak dalam sipil, kalau fadli si kelihatan dia rajin dan
berkacamata nah kalau dodi, sampai sekarang masih ngelus dada kalau liat
kenyataan dia anak pinter.
Kepribadian
mereka juga bertolak belakang fadli anak yang super duper rajin dan perfectionis segala hal haruslah rapi
dan sempurna, sampai nih yang sering menjadi ledekan kami adalah sempongan
rambutnya yang harus mengikuti alur, ya alloh segitunya. Kalau dodi bisa di
bilang dia hampir dengan saya, ga teratur, cuek,sembarangan, bodo amat. Celana
ga di resleting juga bodo amat. Orang celananya di cantel ga di pake, terus
udah di pake tetep aja ga di resleting orang pakenya celana kolor *maaf ga fokus.
Dodi menurut cerita dia emang punya bakat, kuliahnya santai tapi nilainya ga
santai vroh dia 11 12 lah sama fadli, yang masih aku ga terima dengan tampilan
seperti itu ternyata dia anak smart, apa kebanyakan anak smart emang gitu ya.
Berarti aku jugaaa ...eeemm oke lupakan.
Kami
bertiga dalam KKN saling berbagi, mulai dari selimut, sabun, minyak rambut *itu
punya fadli sih kita aja yang minta*, dan makanan. Kita juga sering mengadakan
rapat terutama saat akan bayar kos. Kebiasaan mereka juga aneh – aneh, mulai
dari fadli yang kalau tidur sering ngigau. Pernah suatu malam fadli mengigau
sampe dia ngelepas bajunya sendiri terus saat sadar karena dingin dia pake
lagi, aneh kan. Aku dan dodi menyaksikan itu hanya bengong kemudian tertawa
ngakak. Fadli terbangun dan melakukan pembelaan kalau itu sengaja ia lakukan.
Lebih aneh lagi dia pernah ngigau manggil – manggil Irsan, lah kalau yang ini
aku ga ikut – ikutan biarkan waktu yang akan menjawabnya... hahaha. Kalau dodi
dia sering menyediri, terus diem – diem buka laptop garap proyekan eh sebentar
itu sih ga aneh ya, aku malah yang aneh.
| Ari |
| Nurdin |
| winres |
| Dita |
Ada dita, seinget aku sih kalau lagi sama dita jangan ajak dia ketawa ngakak sampai lama soalnya dia darah rendah kata dia bisa pingsan, ketawa kok bisa pingsan. Tapi ternyata dia punya suara yang merdu sodara – sodara, ga percaya liat aja fotonya. *nah loh
| Wawan |
Wawan bin ganteng, kita semua sepakat kalau wawan adalah manusia paling ganteng di KKN. Penilaian ini kami lakukan berdasarkan selfie. Saat selfie pasti Wawan yang selalu di depan jadi dia deh yang paling ganteng. Tapi awal dia di panggil ganteng adalah saat Ari tiba – tiba bilang “wawan juga ganteng ko ”. Oooaaaallaaahh gituuu
| Sari |
Sari, anak lampung yang ga kelihatan lampungnya malah kata dodi dia kelihatan seperti model mirabella. Bagaimana tidak dia adalah cewe Hitz di KKN sampai dia punya julukan Sari Red, katanya sih mau saingan sama Dijah yellow., iyuuuh
![]() |
| Bagus |
Ada bang bagus, ia asli sunda, bujang sunda ato apa itu julukannya. Mas bagus ini yang sering roaming kalau kita lagi becanda ya wong kita becanda pake bahasa jawa. Mas bagus sering diem, sampe induk semang bilang kalau mas bagus ini sombong tapi aslinya engga kok bu, dia ga sombong lihat aja kalau duduk kakinya di tekuk. *skiip
| Safety |
Mba safeft yang doyan banget selfie, mba – mba yang satu ini gak tahu kenapa dia selalu paling di cari. Tapi setelah di telusuri ternyata bukan mba nya yang dicari tapi hapenya, dipake buat selfie. Konon kalau foto pake hapenya mba safety jadi ganteng maksimal ga percaya tanya aja sama, sama aku hehehe..
| Luthfie |
![]() |
| Kamil |
Yang terakhir mba kamil, hal yang menarik dari mba kamil adalah cita – citanya yang ingin jadi istri soleha *tepuk tangan*. Di KKN mba ini satu – satunya yang sok kenal sok dekat dengan bapak – bapak kaya bapak kades, bapak kadus, bapak kadedus apaan kadedus?. Pokoknya salutlah buat mba kamil yang bisa cairin suasana kalau berhadapan dengan bapak – bapak.
Semua yang kita jalani selama KKN, dari awal kita bertemu secara tidak sengaja dan menjalani hari – hari bersama itu semua sudah terekam dalam memori kehidupanku yang sewaktu – waktu dapat aku putar saat sepi datang.
Terakhir
semoga dengan KKN ini menjadikan kita pribadi yang kuat, bertanggung jawab,
dewasa, dan jujur.
Akhir
kata wassalamu alaikum warohmatulloh hiwabarokatuh..




Kangen ente nu
ReplyDeleteSiki apa kabar?